SUBANG | BEWARANEWS.COM | Munculnya mencalonkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Manyeti Kecamatan Dawuan Subang, Kang Oman, yang paling utama putra daerah asli, yang lahir dan besar di Desa Manyeti.
Sedangkan selain itu, dengan berangkatnya mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa manyeti karena keprihatinan terhadap Infrastruktur dan kehidupan dengan masyarakat Desa Manyeti yang memang saat ini seperti yang tersisihkan.
Padahal Desa manyeti adalah salah satu Desa terkaya se-Kecamatan Dawuan yang memiliki dua perusahaan besar, dan salah satunya perusahaan terbesar se-Asia Tenggara.
Maka dari itu, sampai saat ini, Desa manyeti seperti Desa tertinggal, dengan mencalonkan dirinya sebagai Bakal Calon Kepala Desa Manyeti, Kang Oman siap untuk mengabdi terhadap masyarakat.
Hal tersebut tentunya diungkapkan Kang Oman saat ditemui bewaranews.com di Kediamannya di Desa Manyeti, Kamis sore, (20/08/2026).
“Saya mencalonkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa salah satu pokok utamanya merasa prihatin terhadap kehidupan Desa Manyeti yang tentunya Desa Manyeti ini adalah desa terkaya di Kecamatan Dawuan Subang,” ujar Kang Oman.
Sementara itu, dalam pencalonan dirinya tersebut, Kang Oman juga mempersiapkan Visi dan Misi dari Desa Manyeti tersebut.
Adapun Visi dan Misinya adalah,
VISI
Menjadikan Desa Manyeti MASAGI ( MANDIRI, SEJAHTERA, RELIGIUS )
MISI
DESA yang MANDIRI, merupakan Desa yang memiliki kemampuaan melaksanakan pembangunan desa untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, dengan Ketahanan Sosial, Ketahanan Ekonomi, secara berkelanjuatan sehingga tidak bergantung sepenuhnya mengandalkan bantuan pemerintah pusat.
DESA yang SEJATERA, yaitu cita-cita para pendiri Bangsa Indonesia yang ingin menjadikan negara dan bangsa Indonesia berdasarkan sila ke lima yaitu “ Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia” yang dimana masyarakat Desa telah terpenuhi kebutuhan dasarnya secara layak, serta hidup dalam lingkungan yang harmonis, dan rendahnya angka kemiskinan di Desa, serta tercapainya Kesejateraan Sosial Masyarakat Desa yang Sejatera Lahir dan Batin.
DESA yang RELIGIUS, adalah Desa yang menjadikan nilai-nilai agama sebagai dasar atau pondasi dalam aspek kehidupan sehari-hari dan mengutamakan keseimbangan antara pembanguan dunia dengan bekal spiritual keagaman serta mewujudkan masyarakat Desa yang berakhlak mulia, menjunjung tinggi sopan santun, dan etika beragama dalam setiap interaksi Masyarakat Desa.
Sedangkan dengan mencalonkan dirinya sebagai bakal calon Kepala Desa Manyeti tersebut, Kang Oman bersama Baraya Kang Oman (BAKO) mempunyai 10 PROGRAM Unggulan Menuju Desa Manyeti MASAGI.
Bahkan dari Visi Desa MASAGI tersebuat diantaranya,
MENUJU DESA MANDIRI
1. Pengadaan Mobil Ambulance Desa, yang dimana akan diberikan 1 Dusun 1 unit Kendaraan Ambulance beserta Tim Kesehatan yang Mendampingi Masyarakat Desa Manyeti, sehingga Masyarakat Desa Manyeti terpenuhi Layanan Kesehatannya;
2. Akan Mejadikan Desa Manyeti sebagai desa wisata, dimana mendukung Program Gubernur Jawa Barat, dan sarana objek wisata yang akan di bangun yaitu SITU BOJONG JERUK di buat menjadi Tempat wisata Lokal, agar mendorong UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menegah) memasarkan Produk-Produk Unggulan masyarakat Desa sehingga menciptakan Lapangan Pekerjaan untuk mewujudkan Masyarakat yang sejatera;
3. Masyarakat Desa Manyeti akan dibebaskan dari pembayaran Pajak Bumi dan Banguan (PBB), berupa tanah dengan banguan tempat tinggal(Rumah Tinggal) artinya Hanya Pajak Bumi dan Bangunan tempat tinggal, Kecuali (Kolam ikan/empang, sawah, kebun, dan tanah lainya yang dibangun dan dipergunakan sebagai tempat usaha.
MENUJU DESA SEJATERA
4. Memberikan akses Pekerjaan yang layak Kepada Warga Desa Manyeti, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk masyarakat penyandang disabilitas sesuai dengan Undang-Undang Ketenaga Kerjaan yang berlaku;
5. Membangun Area Jogging Track di sekitar Desa Manyeti, untuk mewujudkan Masyarakat yang sehat, Kuat, bugar, secara jasmani;
6. Cai Ngalir, jalan Leucir, cai (air) Berperan penting Pada sektor Pertanian yang ada di desa manyeti sehingga membutuhkan pengairan yang mengalir (lancar), serta jalan leucir (mulus) yang di mana sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk kelancaran dan kenyamanan aktivitas masyarakat Desa Manyeti.
MENUJU DESA RELIGIUS
7. Mendukung dan memberi ruang, kepada Organisasi Keagamaan Masyarakat, memfasilitasi kebutuhan sarana keagamaan;
8. Mendukung penuh kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat desa, sebagai sarana mempererat kerukunan warga;
9. Membangun dan merenovasi tempat ibadah agar masyarakat desa mendapatkan kenyamanan dalam melaksanakan kegiatan ibadah;
10. Mengembangkan dan memfasilitasi setiap kegiatan adat istiadat serta seni budaya seperti kegiatan hari Krida Pertanian (Ruwat bumi) dan berperan aktif dalam kegiatan seni budaya, misalnya berpartisipasi dalam acara karnaval memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Republik Indonesia;
Sementara, dalam mencalonkan sebagai bakal calon Kepala Desa Manyeti Kecamatan Dawuan ini, Kang Oman juga ingin medudahkan pelayanan terhadap masyarakat dalam pembuatan atau pengajuan berkas seperti KTP dan KK gratis.
“Semoga apa yang saya lakukan ini menjadikan maslahat bagi masyarakat Desa Manyeti khususnya, dan saya secara pribadi dan keluarga mohon dukungannya,” jelas Kang Oman. (wan/red).


