Berita Terbaru

Post Terkait

Rumah Bocor Saat Hujan, Emak Ruhimah dan Abah Casmita Menanti Hunian Lebih Layak

SUBANG | BEWARANEWS.COM | Atap yang bocor saat hujan dan dinding anyaman bambu yang rusak menjadi kondisi rumah yang ditempati Emak Ruhimah, 66 tahun, bersama suaminya, Abah Casmita, di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Emak Ruhimah, yang lahir pada 1 Juli 1960, sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Bersama Abah Rusman, ia menjalani kehidupan di rumah sederhana yang kondisinya membutuhkan perbaikan, terutama pada bagian atap dan dinding yang mengalami kerusakan.

Rumah Emak Ruhimah menjadi salah satu sasaran program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

Bagi keluarga Emak Ruhimah dan Abah Rusman, perbaikan rumah diharapkan dapat mengurangi persoalan yang selama ini muncul akibat kondisi bangunan. Rumah yang lebih layak akan mendukung keamanan dan kenyamanan mereka dalam menjalani keseharian.

“Kalau hujan, air masuk karena atapnya bocor. Kami berharap setelah rumah ini diperbaiki, bisa tinggal dengan lebih nyaman, emak pernah ketimpah kayu atap yang lapuk” ujar Emak Ruhimah.

Babinsa Cupunagara Koramil 0505/Tanjungsiang, Sertu Koko, dapat memberikan keterangan mengenai kondisi awal rumah, proses pendataan penerima manfaat, dan pendampingan dalam pelaksanaan program Rutilahu di wilayah tersebut.

“Program Rutilahu ini merupakan bagian dari upaya TMMD membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak. Kami mendampingi pelaksanaannya agar manfaat program dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” ungkap Sertu Koko.

Melalui rehabilitasi rumah Emak Ruhimah dan Abah Casmita, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang diharapkan dapat menghadirkan perubahan nyata bagi keluarga penerima manfaat. Upaya ini menjadi bagian dari pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kebutuhan dasar masyarakat. (wan/red).

Popular Articles