SUBANG | BEWARANEWS.COM | Memasuki musim kemarau yang rawan kebakaran, Pemerintah Desa Kosar, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, mengeluarkan himbauan keras terkait antisipasi KARHUTLA (Kebakaran Hutan dan Lahan).
Himbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Kosar, H. Asep Sugianto, S.Kep, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Dalam himbauannya, Kades Asep Sugianto menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga membahayakan kesehatan, mengganggu aktivitas, dan dapat menimbulkan kerugian materiil yang besar.
“Kami mengajak seluruh warga Desa Kosar untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar, karena dampaknya sangat berbahaya,” tegas H. Asep Sugianto.
Adapun poin-poin penting yang disampaikan dalam himbauan tersebut adalah:
1. Jangan Membuka Lahan dengan Cara Dibakar
Membuka lahan perkebunan atau pertanian dengan cara dibakar sangat dilarang karena api sangat mudah merembet dan sulit dikendalikan.
2. Jaga Kebersihan Lingkungan
Lingkungan yang bersih akan meminimalisir potensi kebakaran akibat sampah kering yang mudah terbakar.
3. Jangan Membuang Putung Rokok Sembarangan
Satu puntung rokok yang dibuang sembarangan di lahan kering bisa menjadi pemicu kebakaran besar.
4. Lindungi Hutan Kita, Jaga Masa Depan
Hutan adalah paru-paru dunia dan sumber kehidupan. Menjaga hutan berarti menjaga masa depan anak cucu kita.
Dengan slogan “Bersama Kita Cegah Karhutla! Jangan Bakar Hutan dan Lahan!”, Pemdes Kosar berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari petani, pemuda, hingga tokoh masyarakat, dapat bersinergi menjaga lingkungan Desa Kosar tetap aman, hijau, dan bebas dari asap kebakaran.
Pemdes juga mengingatkan bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dijerat sanksi hukum pidana sesuai dengan undang-undang yang berlaku. (wan/red).



