Berita Terbaru

Post Terkait

Hirup Basajan Penuh Makna, Pesan Mendalam Tentang Ketulusan dan Keikhlasan Dalam Membangun Masyarakat

Oleh : Pikri Pramiwijaya

BEWARANEWS.COM | Sebuah kutipan penuh makna dan filosofi hidup Sunda yang dalam, kembali menginspirasi masyarakat. Dalam sebuah visual yang beredar, terdapat pesan bijak berbunyi:

“Hirup basajan, niatkeun ku katulusan, lakonan ku kaikhlasan. Sabab ngawangun masarakat lain ukur ngawangun fisikna, tapi kudu ngawangun hate, pikiran, jeung akhlakna. Teu kudu kasohor ku jalma, cukup jadi manfaat pikeun balaréa.”

Pesan tersebut jika diartikan dalam Bahasa Indonesia mengandung arti yang sangat mendalam.

“Hidup sederhana, niatkan dengan ketulusan, lakukan dengan keikhlasan. Sebab membangun masyarakat bukan hanya membangun fisiknya, tapi harus membangun hati, pikiran, dan akhlaknya. Tidak perlu terkenal oleh manusia, cukup jadi bermanfaat untuk orang banyak.”

Filosofi ini menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya bagi para pemimpin, tokoh masyarakat, dan generasi muda, bahwa esensi dari sebuah pengabdian bukanlah tentang popularitas atau pencitraan, melainkan tentang seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain.

Sosok tersebut adalah Pikri PRamiwijaya, dengan balutan baju koko putih dan latar pemandangan alam Subang yang indah di pagi hari, menggambarkan kesederhanaan, ketenangan, dan ketulusan dalam memandang masa depan. Senyum yang terpancar mencerminkan optimisme dan keikhlasan dalam berbuat.

Pembangunan yang sejati, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur atau fisik semata, namun yang lebih utama adalah pembangunan sumber daya manusia, pembangunan hati yang bersih, pikiran yang cerdas, dan akhlak yang mulia.

Hal ini sejalan dengan nilai-nilai luhur budaya Sunda, yaitu, silih asah, silih asih, silih asuh, di mana hidup harus saling memberi manfaat.

Pesan “Teu kudu kasohor ku jalma, cukup jadi manfaat pikeun balarea” menjadi penutup yang sangat powerful. Bahwa dalam hidup, tidak perlu mengejar ketenaran, jabatan, atau pujian manusia. Cukup dengan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama, maka hidup akan memiliki arti yang sesungguhnya.

Sebuah pesan moral yang sangat relevan di tengah era modern saat ini, untuk membangun Kabupaten Subang dan Jawa Barat yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga unggul secara mental dan spiritual. (red).

Popular Articles